Share It  Berita Terkini, Unik & Menarik

Menu Accessibility di Android Bikin Ponsel Error

Tip 2 Years, 3 Days ago
Ponsel Android, pada bagian Setting, memiliki menu Accessibility atau Aksesibilitas. Menu ini diperuntukkan bagi teman-teman disabilitas tertentu (tunanetra, tunarungu, dan lain-lain) yang juga ingin menikmati kemajuan teknologi ponsel. Banyak dari kita yang tidak tahu dan terjebak pada menu ini, bahkan ada yang sampai membawanya ke service center lantaran dianggap rusak. Celakanya lagi, pihak service center juga kebingungan. Sebenarnya apa yang terjadi? Yuk kita telusuri lebih jauh menu ajaib ini.

Fitur yang paling sering dikeluhkan adalah Screen reader. Adanya pada menu Setting-Accessibility-Screen reader (Android versi 7 ke atas). Screen reader khusus diperuntukkan bagi kalangan tunanetra. Sebelumnya, fitur ini dinamakan dengan Talkback. Fungsi utamanya adalah membacakan apa-apa yang tertera di layar ponsel melalui suara/audio dengan cara mempraktekkan sentuhan tertentu. Jika fitur ini kamu aktifkan maka cara bernavigasi ponsel pun berubah. Yang biasanya kamu dapat menyentuh sekali untuk menjalankan sebuah aplikasi atau membuka file, maka jika dalam posisi screen reader aktif navigasi berubah menjadi: 1 kali sentuhan di posisi tertentu yang kita kehendaki untuk menyebutkan apa yang sedang kamu sentuh tanpa menjalankan aplikasi tersebut; 2 kali sentuhan di mana saja pada layar untuk menjalankan apa yang sudah kita sentuh 1 kali sebelumnya.

gambar002



Navigasi yang berbeda ini menyebabkan kita kelimpungan. “HP gue enggak bisa disentuh nih. Layarnya error”. Padahal bukan rusak melainkan berubah cara bernavigasinya. Dalam beberapa forum online juga pernah disebutkan mereka yang merasa ponselnya rusak, lalu membawanya ke service center. Sesampainya di lokasi, pihak service center pun tidak mengerti apa yang terjadi dengan ponsel kamu. Akhirnya, ponsel diformat ulang, dan semua data pun melayang.

Sebenarnya, ada cara untuk mematikan fitur ini jika sudah terlanjur dalam kondisi aktif, yaitu dengan cara tekan dan tahan tombol volume up dan volume down ponsel secara bersamaan sampai muncul notifikasi suara dari ponsel. Untuk mengaktifkannya pun dapat dilakukan teknik yang sama. Cara ini dapat kamu gunakan pada kebanyakan ponsel Android.

Selain fitur Screen reader terdapat juga fitur Visibility enhancements, Hearing enhancements, dan Interaction and dexterity. Fitur-fitur ini digunakan oleh teman-teman yang berbeda jenis disabilitasnya. Misal, fitur Visibility enhancements yang diperuntukkan bagi teman-teman yang memiliki kekurangan di penglihatannya, tetapi bukan buta total atau tunanetra, mungkin rabun, yang biasa terjadi pada kalangan lansia, dan juga bagi mereka yang buta warna.

Lewat fitur Visibility enhancements kamu dapat mengubah ukuran bagian layar tertentu yang kamu mau. Jika ini diaktifkan maka akan muncul kotak kecil yang berfungsi menyorot bagian tertentu dari layar ponsel. Di dalam kotak kecil tersebut terdapat bagian yang di-zoom atau diperbesar. Kita dapat memindahkan kotak tersebut sesuai kebutuhan dengan cara menyentuh bagian garis kotak lalu men-drag-nya ke posisi yang diinginkan.

Kamu juga dapat mengubah keseluruhan tampilan layar ponsel menjadi Negatives colors. Saat fitur ini diaktifkan, maka ponsel kamu hanya akan mengeluarkan warna-warna negatif saja. Ini sangat berguna bagi mereka yang memiliki keterbatasan dalam melihat warna atau sensitif dengan warna-warna tertentu.

Menu menarik lainnya adalah Hearing enhancements. Pada Menu ini terdapat beberapa fitur unik, seperti Sound Detector yang fungsinya untuk mendeteksi tangisan bayi, dan bunyi bel rumah. Ada juga fitur Speech-to-text yang berfungsi untuk mengkonversi audio (seperti kuliah, ceramah, atau yang lainnya) menjadi file teks. Sayangnya, bahasa yang digunakan masih terbatas pada bahasa Inggris, dan beberapa bahasa lainnya. Untuk bahasa Indonesia belum tersedia.



Tahukah kamu perbedaan antara suara stereo dengan mono? Suara stereo yang kamu dengarkan pada earphone menghasilkan konten suara yang berbeda di tiap kutubnya meski berasal dari 1 sumber yang sama. Sedangkan, pada suara mono kamu akan mendengarkan dua konten suara yang sama persis pada kedua kutub earphone. Nah bagi mereka yang mengalami masalah pendengaran dan hanya dapat mendengarkan dengan baik di satu telinga saja, maka kamu dapat memanfaatkan fitur Mono audio. Fungsi utamanya, adalah untuk mengubah suara stereo menjadi mono. Jadi, tidak akan ada lagi konten suara yang hilang.

Fitur Interaction and dexterity sangat berguna bagi mereka yang memiliki kekurangan soal pergerakan motorik tubuh, misal bagian tangannya. Lewat fitur ini kamu dapat mengantur kebiasaan navigasi dengan banyak cara. Misal, mengaktifkan sistem melambaikan tangan di atas layar ponsel untuk menghidupkan layar yang sedang dalam posisi standby. Atau, pergerakan (gesture) khusus lainnya.



Sebenarnya tidak semua hal hanya diperuntukkan bagi kalangan dengan kebutuhan khusus saja atau disable. Kita yang normal pun dapat menggunakan beberapa fitur tersebut. Misal saja, fitur screen reader dapat kamu gunakan untuk bernavigasi saat kamu sedang berkendaraan. Jadi, semua notifikasi atau bahkan telepon yang masuk dapat kamu ketahui tanpa menyentuh ponsel. Misal lagi, fitur fitur mengusap di atas layar tanpa menyentuhnya guna menghidupkan layar. Fitur ini berguna jika kamu sedang makan, dan tangan kamu kotor untuk menyentuh ponsel. Kamu tinggal melambaikan tangan saja ke atas layar ponsel, dan layar akan hidup.

SS
Tags disabilitas android butawarna tunarungu tunanetra screenreader accessibility ponsel

Baca Juga

Berita Terkini

Berita HOT!