Share It  Berita Terkini, Unik & Menarik

Sukses Mempopulerkan Lagu La Bamba, Musisi Ini Justru Tewas secara Tragis

Entertainment 1 Week, 2 Days ago
La Bamba merupakan salasatu lagu latin paling terkenal di dunia. Meskipun liriknya menggunakan bahasa latin, sehingga orang umumnya hanya mengingat lirik bagian medleynya saja, tetapi lagu ini begitu populer karena irama musiknya yang gembira. La Bamba sendiri sebenarnya merupakan lagu lokal Meksiko, tepatnya wilayah Veracruz. Lagu ini akhirnya bisa mendunia berkat jerih payah seorang musisi muda. Musisi tersebut bernama Richard Steven Valenzuela atau lebih dikenal sebagai Ritchie Valens.

Pada tahun 1958, Ritchie Valens mengadaptasi lagu lokal Meksiko tersebut dengan nuansa irama musik rock yang ternyata malah sukses besar dan disukai masyarakat serta banyak penikmat musik saat itu. Lagu tersebut bahkan menduduki peringkat 345 dalam daftar 500 Lagu Terbaik Sepanjang Masa versi majalah Rolling Stone. Lagu "La Bamba" bahkan merupakan satu-satunya lagu dalam daftar tersebut yang dinyanyikan bukan dalam bahasa Inggris. Ironisnya Ritchie Valens hanya sesaat merasakan kesuksesan dan kepopulerannnya sebagai bintang rock. Ritchie Valens meninggal dunia dalam usia masih sangat muda, yakni 17 tahun karena kecelakaan pesawat.



Musisi Amerika Serikat keturunan Meksiko yang lahir pada 13 Mei 1941 tersebut dikenal sebagai seorang musisi yang otodidak. Dirinya sering mengimprovisasi lirik baru dan menambahkan riff baru ke lagu-lagu populer saat membawakannya. Di kalangan teman-teman sebaya serta teman sekolahnya, Ritchie Valens memang sudah terkenal karena dinilai paling pandai bermusik dan bernyanyi meskipun masih remaja. Ia bahkan mendapat julukan "Little Richard of San Fernando”. Little Richard sendiri merupakan penyanyi rock kulit hitam terkenal tahun 1950-an yang dianggap sebagai salasatu penyanyi rock terbaik sepanjang sejarah.

Bakat musiknya kemudian terdengar oleh Bob Keane, pemilik sebuah perusahaan rekaman kecil di Hollywood. Bob Keane rela datang jauh-jauh dari Hollywood untuk melihat sendiri penampilan dan aksi panggung Ritchie Valens di sebuah bioskop kecil di San Fernando, Los Angeles. Terkesan dengan penampilan Ritchie Valens, Bob Keane langsung memintanya mengikuti audisi di studio miliknya bersama musisi-musisi lain yang tampil di San Fernando tersebut. Usai tampil dalam audisi tersebut, Ritchie Valens langsung dikontrak untuk pembuatan album solo oleh Bob Keane.

Sumber foto: grammy.com

Lagu yang direkam oleh Ritchie Valens yakni Come On, Let's Go karya dirinya dan Bob Keane dan Framed, sebuah lagu karya musisi ternama Leiber dan Stoller. Kedua lagu tersebut awalnya dirilis sebagai single dan ternyata mendapat sambutan cukup positif. Ritchie Valens kemudian merekam dan merilis lagu Donna yang terinspirasi dari pacarnya sendiri, Donna Ludwig.

Bersamaan dengan lagu Donna, Ritchie Valens juga merekam lagu La Bamba dengan versi dan aransemen yang lebih modern. Tidak ada yang menyangka kedua lagu tersebut tenyata meledak di pasaran terutama lagu La Bamba. Dalam waktu singkat, Ritchie Valens sudah menjadi penyanyi idola baru Amerika Serikat dan memiliki banyak penggemar terutama dari kalangan wanita.

Kepopuleran dan ketenarannya membuat Ritchie Valens akhirnya harus putus sekolah untuk memenuhi jadwal panggung yang sangat padat serta tampil di banyak program televisi Amerika pada musim gugur tahun 1958. Karir musik Ritchie Valens akhirnya terhenti pada 3 Februari 1959. Pesawat yang ditumpangi Ritchie Valens bersama beberapa penyanyi rock terkenal saat itu, yakni Buddy Holly dan JP "The Big Bopper" Richardson mengalami kecelakaan dan menewaskan mereka bersama pilotnya juga. Peristiwa tersebut dikenal sebagai hari ketika "musik meninggal" karena para korbannya dianggap sebagai ikon musik rock paling berbakat sepanjang sejarah.

Tewasnya Ritchie Valens merupakan pukulan besar bagi komunitas masyarakat keturunan Meksiko di Amerika Serikat. Tadinya mereka sangat berharap keberhasilan Ritchie Valens di industri musik bisa merubah persepsi dan pandangan negatif terhadap masyarakat latin terutama yang keturunan Meksiko. Pada tahun 2001, nama Ritchie Valens resmi diabadikan dalam Rock and Roll Hall of Fame sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam musik rock.

AI

Tags latin kecelakaan musikrock musik ritchievalens penyanyi musisi labamba

Baca Juga

Berita Terkini

Berita HOT!

Video Terbaru

  • Defender side atau Attacker side? JANGAN LUPA LIKE, SHARE & SUBSCRIBE YA! Gaming Gear ❤ Keyboard : Fantech MAXFIT 61 White Edition Mic : Hyperx Quadcast Headset : HyperX Cloud Earbuds Gaming Earphone Mouse : Logitech G Pro Superlight Mousepad : ROG Sheath Electro Punk Monitor : ASUS TUF GAMING VG259QM 280Hz Webcam: Razer Kiyo Pro Review
  • Whatsupp JANGAN LUPA LIKE, SHARE & SUBSCRIBE YA! Gaming Gear ❤ Keyboard : Fantech MAXFIT 61 White Edition Mic : Hyperx Quadcast Headset : HyperX Cloud Earbuds Gaming Earphone Mouse : Logitech G Pro Superlight Mousepad : ROG Sheath Electro Punk Monitor : ASUS TUF GAMING VG259QM 280Hz Webcam: Razer Kiyo Pro Review
  • Build PC yang tangguh JANGAN LUPA LIKE, SHARE & SUBSCRIBE YA! Gaming Gear ❤ Keyboard : Fantech MAXFIT 61 White Edition Mic : Hyperx Quadcast Headset : HyperX Cloud Earbuds Gaming Earphone Mouse : Logitech G Pro Superlight Mousepad : ROG Sheath Electro Punk Monitor : ASUS TUF GAMING VG259QM 280Hz Webcam: Razer Kiyo Pro Review
  • Apakah kamu sedang baik baik saja? JANGAN LUPA LIKE, SHARE & SUBSCRIBE YA! Gaming Gear ❤ Keyboard : Fantech MAXFIT 61 White Edition Mic : Hyperx Quadcast Headset : HyperX Cloud Earbuds Gaming Earphone Mouse : Logitech G Pro Superlight Mousepad : ROG Sheath Electro Punk Monitor : ASUS TUF GAMING VG259QM 280Hz Webcam: Razer Kiyo Pro Review